Thursday, 4 February 2016

Sejarah singkat kerajaan Majapahit



KERAJAAN MAJAPAHIT

Sejarah berdirinya Kerajaan Majapahit
Ketika itu, Jayakatwang (adipati kediri) sudah menggulingkan dan membunuh kertanegara.
Jayakatwang telah memberikan pengampunan kepada Raden Wijaya (menantu kertanegara) yang datang menyerahkan diri
Wiraraja, mengirim utusan ke daha dengan membawa surat pernyataaan bahwa raden wijaya menyerah dan mengabdi kepada Jayakatwang
Jawaban dari surat tersebut disambut dengan senang hati
Raden wijaya, kemudian diberi hutan tarikh
dia membuka hutan itu, dan membangun sebuah desa yang bernama “Majapahit”
Mapajahit itu berasal dari nama buah “maja” yang rasanya “pahit”
Ketika itu, pasukan mongol tiba
Raden Wijaya bersekutu dengan pasukan mongol untuk menggulingkan Jayakatwang
Setelah berhasil menggulingkan jayakatwang, Raden Wijaya berbalik menyerang pasukan mongol yang akhirnya mereka kembali ke negerinya
Majapahit berdiri pada tanggal 10 November 1293
Kerajaan ini terletak di Jawa Timur

Raja-raja majapahit
1. Raden Wijaya
Ø  Raden Wijaya dinobatkan sebagai Raja pertama pada tahun 1293 M dengan gelar kertarajasa
Ø  Pada masa pemerintahannya, banyak terjadi pemberontakan-pemberontakan akibat rasa tidak puas atas jabatan yang diberikan oleh raja
Ø  Pemberontakan tersebut dilakukan oleh teman Raden Wijaya sendiri yaitu Lembu Sora, Ranggalawe, dan Nambi
Ø  Tetapi pemberontakan tersebut dapat di padamkan
Ø  Raden Wijaya wafat tahun 1309 M
Ø  Di darmakan di Simping (Blitar)
2. Sri Jayanegara
Ø   Kala Gemet adalah nama asli dari Sri Jayanegara
Ø   Kala Gemet artinya “Penjahat lemah”
Ø  Kala Gemet kemudian bergelar Sri Jayanegara
Ø  Pada masa pemerintahnnya, terjadi  banyak pemberontakan. Seperti pemberontakan Nambi, Semi, dan Kuti
Ø  Namun pemberontakan yang paling berbahaya adalah pemberontakan kuti
Ø  Pada waktu itu, pasukan Kuti berhasil menduduki Ibu kota dan Jayanegara terpaksa menyingkir ke Desa Badander di bawah perlindungan pasukan Bhayangkara pimpinan Gajah Mada
Gajah Mada, berhasil menghancurkan pasukan kuti
Pada masa pemerintahan Jayanegara, terjadi peristiwa Patanca
 Patanca yaitu Musibah yang mengejutkan, yang terjadi pada tahun 1328
Yaitu Jayanegara dibunuh oleh Tanca (seorang tabib kerajaan)
Kemudian Tanca di bunuh oleh Gajah Mada

3. Raja Tribhuwanatunggadewi
Pada masa pemerintahnnya, terjadi pemberontakan sadeng
Namun dapat dipadamkan oleh Gajah Mada
Berkat Jasa dan kecakapannya, Gajah Mada diangkat sebagai “Patih Mangkubumi”
Pada saat pelantikan, Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa (Tan Mukti Palapa)
Yang menyatakan bahwa : Gajah Mada tidak akan hidup bermewah-mewah sebelum Nusantara disatukan dibawah Kerajaan majapahit
Pada tahun 1372, Tribhuwanatunggadewi meninggal
Dalam melaksanakan cita-citanya (menyatukan nusantara), Gajah Mada didukung oleh Adityawarman dan laksamana Nala
Dibawah pimpinan Laksamana Nala, majapahit membentuk Angkatan Laut yang kuat dengan tugasnya menguasai seluruh perairan yang ada di Nusantara

4. HAYAM WURUK
Pada masa pemerintahnnya, Majapahit mencapai puncak kejayaannya
Wilayah kekuasaan majapahit, hampir seluas wilayah Indonesia sekarang
Muhammad Yamin menyebut Majapahit sebagai Negara Nasional Kedua Indonesia
Majapahit mengirim utusannya ke Campa, kamboja, Siam, Birma bagian selatan dan Vietnam serta mengirim duta-dutanya ke Tiongkok
Pada masa ini terjadi peristiwa Bubat (Perang Bubat), yaitu peristiwa perselisihan antara Gajah Mada dan Raja Pajajaran
Sehingga dalam pertempuran tersebut menyebabkan terbunuhnya Raja Pajajaran dan Putrinya yang bernama Diah Pitaloka
Dari peristiwa tersebut, politik Gajah Mada mengalami kegagalan
Karena, dengan adanya perang bubat bukan berarti Pajajaran sudah tunduk di bawah Majapahit namun Pajajaran terus berkembang secara terpisah dari Kerajaan majapahit
Hayam Wuruk wafat tahun 1389 M

5. Wikramawardhana
Setelah Hayam Wuruk meninggal, digantikan oleh putrinya yang bernama Kusuma Wardhani
Kusuma Wardhani menikah dengan Wikramawardhana
Pada masa pemerintahannya, terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh Wirabhumi (Putra Hayam Wuruk dari selir)
Dalam kitab pararaton, pemberontakan tersebut di sebut perang Paregreg

Sumber sejarah
Prasasti Butak, yang berisi peristiwa keruntuhan Kerajaan singasari dan perjuangan raden wijaya untuk mendirikan kerajaan
Prasasti Kudadu, berisi kisah pertempuran pasukan Raden Wijaya melawan pasukan Kediri
Kidung Harsawijaya dan Kidung Panji Wijakrama, menceritakan tentang Raden Wijaya ketika menghadapi musuh dari kediri dan tahun-tahun awal perkembangan Majapahit
Kitab Pararaton, menceritakan tentang pemerintahan raja-raja Singasari dan Majapahit
Kitab Nagarakertagama, menceritakan perjalanan Hayam Wuruk ke Jawa Timur
Sumber Asing berasal dari Cina, India dan Arab

Kehidupan Budaya
1. Bidang Sastra
            Sastra Jaman Majapahit awal :
ü              Kitab Nagarakertagama karya Mpu Prapanca
ü   Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Dalam kitab tersebut memuat kata-kata “Bhineka Tunggal Ika” yang sekarang menjadi semboyan Indonesia
ü   Kitab Pararaton
ü   Kitab Kunjara Kunja
                        Sastra Jaman Majaphit Akhir :
ü   Kitab Sundayana
ü  Kitab Sorandaka
ü  Kitab Ranggalawe
ü  Kitab Usana Jawa
ü  Kitab usana Bali
2. Bidang bangunan
ü              Candi Panataran di Blitar
ü   Candi Sumberjati di Blitar
ü   Candi Srenggopara di Kapongpongan
ü   Candi jabung di Krasakan
ü   dsb

Kehidupan Agama
Dharmadyaksa ring Kasaiwan tugasnya : mengurusi Agama Syiwa (Hindu)
Dharmadyaksa ring Kasogatan tugasnya : mengurusi agama Budha
Dalam menjalankan tugasnya Dharmadyaksa dibantu oleh pejabat keagamaan yang di sebut Sang Pamegat
Kehidupan Ekonomi
Kehidupan ekonomi Majapahit, menitikberatkan pada bidang pertanian, pelayaran, dan perdagangan
Majapahit merupakan negara Agraris dan Maritim
Agraris karena letaknya dekat dengan aliran sungai
Maritim karena mempunyai Angkatan Laut yang menanamkan pengaruhnya di seluruh Nusantara

Keruntuhan Kerajaan Majapahit
Setelah wafatnya Hayam Wuruk, Majapahit mengalami masa kemunduran akibat konflik perebutan tahta
Pewaris Hayam wuruk adalah putrinya yang bernama Kusumawardhani
Kusumawardhani menikah dengan sepupunya sendiri yang bernama pangeran Wikramawardhana
Hayam Wuruk juga mempunyai seorang putera dari selir yang bernama Wirabhumi
Wirabhumi menuntut haknya untuk memperoleh tahta
Akhirnya terjadi perselisihan atau perang Paregreg antara Wirabhumi dan Wikramawardhana
Perang ini di menangkan oleh Wikramawardhana
Sementara itu, wirabhumi ditangkap dan di hukum pancung
Nampaknya perang Paregreg ini, melemahkan posisi Majapahit atas daerah kekuasannya
Pada masa pemerintahan Wikramawardhana, Laksamana Cheng Ho tiba di jawa kemudian dia mendirikan komunitas muslim di beberapa daerah di jawa
Pada waktu itu, muncul kerajaan perdagangan islam yaitu kesultanan Malaka
Majapahit tidak bisa membendung kebangkitan kesultanan Malaka yang pada saat itu telah menguasai selat malaka dan sumatra
Sementara itu, daerah jajahan Majapahit satu persatu mulai melepaskan diri
Menurut prasasti Jiyu dan Petak, Ranawijaya mengaku bahwa ia telah mengalahkan Kertabhumi  dan memindahkan ibu kota ke Daha (Kediri). Peristiwa ini memicu perang antara Daha dengan Kesultanan Demak, karena penguasa Demak adalah keturunan Kertabhumi
Peperangan ini kemudian dimenangkan oleh Demak
Demak pada saat itu dipimpin oleh Raden  Patah
Yang menurut cerita, Raden Patah adalah putra Raja Majapahit yang bernama Brawijaya V yang menikah dengan seorang putri dari china
Dengan jatuhnya Daha yang dihancurkan oleh Demak pada tahun 1527, akhirnya Kerajaan Majaphit runtuh

No comments:
Write komentar

Silahkan berkomentar sesuai artikel