Blog for Learning

Materi Pelajaran, Ringkasan Materi, Rangkuman Materi, Contoh Soal dan Jawaban, Pengertian, Macam-macam, Jenis-jenis, Contoh-contoh, dan lain-lain.

Advertisement

Powered by Blogger.

Visitors

Flag Counter
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1439 H / 2018 M

Pages


Dapur : Pengertian dapur, macam-macam dapur, macam-macam tungku, hal yang harus diperhatikan ketika bekerja di dapur, mengatur ruang dapur, dan faktor-faktor yang membahayakan dapur

Dapur : Pengertian dapur, macam-macam dapur, macam-macam tungku, hal yang harus diperhatikan ketika bekerja di dapur, mengatur ruang dapur, dan faktor-faktor yang membahayakan dapur
Assalamu’alaikum Wr Wb
Kali ini saya akan posting materi tata boga tentang dapur. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Pengertian Dapur
Dapur mempunyai arti ruang untuk memasak. Namun ada pula yang berpendapat, dapur ialah suatu ruangan yang khusus digunakan untuk mempersiapkan, mengolah bahan makanan, sampai menghidangkan makanan sehari-hari termasuk juga. kegiatan mencuci peralatan dapur, makan, dan minum serta tempat untuk menyimpannya. Ruang dapur yang baik apabila berada di dalam rumah karena lebih cepat dalam penyajian makanan. Sedangkan kerugiannya, asap mengotori ruangan rumah dan bau masakan mengganggu. Dapur yang terletak di luar rumah mempunyai keuntungan, asap tidak berpengaruh pada ruangan yang lainnya, kerugiannya kurang cepat dalam penyajian masakan.
Syarat dapur yang sehat :
a. cukup terang atau cukup cahaya, sehingga tidak gelap
b. ventilasi bagus, sehingga pertukaran udara di dapur juga bagus
c. ruang dapur dekat dengan ruang makan, hal ini memudahkan jika menyajikan makanan
d. air limbah mengalir dengan baik, sehingga tidak menimbulkan bau yang tidak sedap
e. tempat sampah tertutup dan setiap hari dibersihkan.

2. Macam-macam Dapur
a. Dapur Tradisional
Dapur tradisional maksudnya adalah dapur yang masih menggunakan tungku untuk memasak. Dapur macam ini biasanya terdapat di pedesaan. Bahan bakar yang digunakan berupa kayu. Masyarakat pedesaan masih sangat mudah mendapatkan kayu bakar, karena mereka cukup mengambil dari kebun. Ranting-ranting pohon yang telah kering dapat digunakan sebagai bahan bakar. Selain kayu bakar penduduk pedesaan kadang-kadang menggunakan sekam atau serbuk gergaji sebagai bahan bakar. Keuntungan penggunaan tungku bagi penduduk pedesaan adalah harga bahan bakar yang masih murah. Namun kejelekan penggunaan tungku antara lain, peralatan untuk memasak menjadi kotor karena banyak jelaganya, jelaga ini juga menempel di atap rumah dan tembok-tembok sehingga suasana dapur terlihat kotor. Di samping itu banyak dihasilkan abu, sehingga tungku harus dibersihkan dari abu-abu tersebut.
b. Dapur Sederhana
Dapur sederhana adalah dapur yang menggunakan peralatan sederhana. Dapur ini lebih maju dari pada dapur tradisional yang memakai tungku. Dapur ini menggunakan kompor sebagai pemanas ketika memasak. Pada zaman sekarang kompor yang digunakan adalah kompor gas, karena kompor minyak sudah mulai ditinggalkan orang. Hal ini karena harga minyak tanah yang melambung tinggi. Peralatan masak yang digunakan peralatan masak sederhana dari aluminium.
c.  Dapur Mewah
Dapur mewah maksudnya dapur yang menggunakan peralatan serba mewah atau maju, misalnya kompor gas, microwave, juicer, blender, oven, dan sebagainya. Lantai dan dinding dapur terbuat dari keramik, ada penghisap asap, bak cuci dari stainlesssteel, perlengkapan makan dan minum dari keramik, dan sebagainya. Selain itu, perkakas yang dipergunakan relatif praktis dan cepat untuk menyingkat waktu.
Kegiatan dapur yang dilakukan secara berurutan meliputi :
1) mempersiapkan perabot dapur dan alat memasak; 
2) mempersiapkan bahan makanan yang akan diolah atau dimasak; 
3) mengolah bahan makanan menjadi makanan yang siap disajikan;
4) membereskan perabot memasak setelah digunakan serta membersihkan ruangannya;
5) mengeringkan peralatan memasak;    
6) mengembalikan perabot ke tempat semula;  
7) mempersiapkan hidangan di meja makan.

3.  Macam-macam Tungku 
a. Tungku dari batu
Tungku yang sangat sederhana berupa batu yang dijajar dengan membentuk lubang di tengah dan salah satu sisi digunakan sebagai tempat untuk memasukkan bahan bakar, pada tungku model ini menggunakan bahan bakar berupa kayu. Tungku seperti ini biasa digunakan di tempat-tempat darurat.
b. Tungku dari batu yang disemen
Tungku yang kedua berupa batu yang telah dibentuk dan digabungkan dengan semen, tungku model ini banyak digunakan oleh masyarakat pedesaan. Tungku model ini juga menggunakan kayu sebagai bahan bakar.
c. Anglo
Jenis tungku yang ketiga adalah anglo. Anglo terbuat dari tanah liat. Memasak memakai anglo bisa menggunakan arang sebagai bahan bakar, namun bisa pula menggunakan kayu bakar.
d. Kompor minyak
Tungku yang keempat adalah kompor minyak. Kompor minyak banyak dijumpai di pedesaan maupun diperkotaan. Namun, karena melambungnya harga minyak tanah maka sekarang kompor minyak mulai ditinggalkan.
e. Kompor gas
Sekarang kompor gas banyak dipakai oleh masyarakat pedesaan maupun perkotaan. Penggunaan kompor gas ini merupakan anjuran pemerintah, dengan mengadakan sosialisasi gas sampai ke desa-desa. Memasak menggunakan kompor gas lebih cepat matang dan peralatan memasak tidak terlalu kotor. Karena kompor gas tidak menghasilkan jelaga.

4. Hal-hal yang Harus Diperhatikan ketika Bekerja di Dapur
Untuk menghemat waktu dan tenaga, saat bekerja di dapur harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
a. Bekerja sambil duduk akan lebih menghemat tenaga dibandingkan sambil jongkok, berdiri atau membungkuk, sehingga kita tidak merasa lelah waktu bekerja di dapur.
b. Tempat bekerja harus sesuai dengan tinggi orangnya, dengan menggunakan kursi atau bangku.
c. Penyimpanan bahan dan alat dapur harus ditempatkan sesuai yang sudah ditentukan dan mudah dijangkau, sehingga kita tidak susah mencarinya.
d. Alat memasak yang digunakan memenuhi syarat kesehatan, baik jumlah maupun fungsinya dan tidak bereaksi dengan bahan makanan yang dapat mengganggu kesehatan manusia (keracunan).
e. Gunakan alat dan sarana yang dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya. Misalnya: air ledeng jangan dihidupkan setiap saat, pakailah bila perlu.
f. Usahakan dalam bekerja jangan banyak waktu yang terbuang, misalnya bekerja sambil melihat TV atau mengobrol dengan tetangga yang sedang main ke rumah.
g. Bekerjalah dengan memperhatikan pekerjaan yang berat dan ringan sehingga tidak membosankan dan tidak memberatkan.
h. Bekerja dengan menggunakan kedua tangan akan lebih cepat selesai.
i. Bekerja di dapur dapat diselingi hiburan dengan radio, tape, atau mp3 player sehingga saat bekerja merasa ringan dan nyaman.

5. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengatur ruang dapur
1) Letak perapian jangan dekat pintu dan usahakan terlindung dari angin;
2) Usahakan letak meja kerja, perapian, tempat mencuci dan menghidangkan yang praktis;
3) Meja kerja mudah dibersihkan;
4) Pengaturan lemari yang praktis (di tempat kosong), bila tidak ada, dapat diganti rak;
5) Peralatan diatur menurut jenisnya, yang disertai daftar inventaris;
6) Lemari pendingin harus dijauhkan dari perapian.

6. Faktor-faktor yang Membahayakan Dapur
1) Listrik
Selain untuk penerangan, digunakan untuk keperluan rumah tangga, contohnya: di dapur untuk rice cooker, mixer, kulkas, blender, dan sebagainya. Penggunaan listrik sebaiknya bila perlu saja untuk menghemat biaya pengeluaran. Gunakan listrik dengan hati-hati karena dapat berakibat kebakaran.
2) Api
Sangat dibutuhkan oleh manusia, karena merupakan bahan bakar untuk memasak dan kebutuhan lainnya. Contohnya: untuk menyalakan lampu minyak tanah, membakar makanan, membuat api pada tungku dengan bahan bakar kayu dan sebagainya. 
3) Dinding dapur
Dibuat dari bahan yang tidak mudah terbakar, misalnya tembok dari ubin, batu merah atau batako, porselin, keramik, marmer, dan lain-lain.
4) Lantai
Lantai yang baik dari bahan ubin atau keramik yang tidak licin dan mudah kering jika dipel atau terkena air.
5) Sanitasi
Saluran air yang tersumbat dan keran-keran yang bocor dapat mengakibatkan banjir pada ruang dapur, sehingga dapat mengganggu pekerjaan.
6) Ventilasi
Ruang dapur harus cukup pertukaran udara dan penerangan agar dapur tidak pengap dan gelap. Di dapur yang berventilasi, kita dapat bekerja dengan menghirup udara yang segar dan tidak mengganggu kesehatan.

Sumber :
Bahan Belajar Siswa “Prima” Pembuka Prestasi Secara Sempurna (Tata Boga Kelas VII Semester I). Surakarta : Putra Nugraha. 

Sekian postingan materi tata boga tentang dapur. Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum Wr Wb
0 Komentar untuk "Dapur : Pengertian dapur, macam-macam dapur, macam-macam tungku, hal yang harus diperhatikan ketika bekerja di dapur, mengatur ruang dapur, dan faktor-faktor yang membahayakan dapur"

Silahkan berkomentar sesuai artikel

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top